
Pernah nggak sih kamu buat cv dan menulis bagian skill pakai grafik atau progress bar?
Kalau aku sih pernah banget. Tapi tahukah kamu, cara ini sebenarnya salah satu alasan kenapa HRD bisa skip CVmu.
Kenapa? Yuk simak sampai habis.
Dulu, bagian skill di CV-ku penuh dengan progress bar yang nggak jelas nilainya.

Masalahnya, HRD nggak bisa benar-benar mengukur kemampuan kamu hanya dari progress bar atau persentase.
Soalnya, “80%” versimu bisa jadi berbeda banget dengan “80%” versi orang lain.
Makanya, kalau bicara soal cara menulis skill di CV yang menarik dan ATS friendly, saran mimin: tinggalkan metode ini sekarang juga.
Solusi Cara Menulis Skill di CV yang Tepat
Gampang — cantumkan lama pengalaman kamu di skill tersebut.
Misalnya, daripada:
❌ Skill: Microsoft Word – progress bar 80%
Ubah jadi:
✅ Skill (Sejak 2022): Microsoft Word, Microsoft Excel, dll
Dengan begitu, HRD bisa lebih mudah memperkirakan kemampuanmu.
Kalau nanti kamu dipanggil interview, mereka bisa menguji skill tersebut dan membandingkan antara lama pengalaman yang kamu tulis dengan kemampuanmu sekarang.
Dari situ kelihatan apakah sebanding, kurang, atau bahkan lebih hebat dari yang mereka bayangkan.
Baca juga: Cara Menulis Tanggung Jawab Pekerjaan di CV Biar HRD Tertarik
Baca juga: Skill dalam CV yang Mulai Ditinggalkan HRD (Dan Penggantinya)
Pentingnya Jujur Saat Menulis Skill di CV
Intinya, jujur di CV itu penting. Selain mempermudah proses seleksi, kamu juga nggak akan kesulitan sendiri di kemudian hari.
Kalau nggak mau ribet mikirin format CV, langsung aja kunjungi buatcv.id.
Tinggal isi informasi yang diminta, dan jadilah CV yang rapi, jelas, dan meningkatkan peluangmu dipanggil interview.
Tips Lanjutan
Mau tips lain? Cek juga artikel Cara Menyusun Deskripsi Diri (Professional Summary) di CV Biar Dilirik HRD.
Semoga bermanfaat dan cepat dapat kerja guuys. 🚀