Logo

BuatCv.Id

Cara Menulis Riwayat Pekerjaan di CV Beda Jurusan

Ilustrasi Cara Menulis Riwayat Pekerjaan di CV Beda Jurusan

Lulus kuliah tapi kerjaannya malah beda jalur?

Anak akuntansi jadi admin.
Sarjana pertanian kerja di sales.
Lulusan teknik malah masuk digital marketing.

Kalau kamu ngerasa β€œkok karier gue melenceng jauh ya?”, tenang β€” kamu nggak sendirian.

Realitanya, kondisi job market sekarang emang lagi nggak ramah. Lowongan makin ketat, saingan makin banyak, sementara kebutuhan hidup terus jalan. Akhirnya banyak dari kita yang apply kerja di luar jurusan cuma biar tetap punya pemasukan dulu.

Dan itu bukan salah kamu.

Di Indonesia, angka pengangguran terus naik, fresh graduate numpuk, pengalaman kerja jadi syarat utama. Kadang idealisme harus ditunda dulu. Yang penting survive.

Masalahnya muncul pas bikin CV:

πŸ‘‰ Gimana cara jelasin riwayat pekerjaan di CV kalau jurusan sama kerjaan nggak nyambung?
πŸ‘‰ HRD bakal mikir kamu nggak fokus?

Tenang. Selama tahu caranya, riwayat pekerjaan di CV tetap bisa kelihatan relevan dan profesional.

Di artikel ini, kamu bakal belajar strategi praktis biar pengalaman kerja yang β€œbeda jalur” tetap dilirik HRD, baik untuk fresh graduate maupun career switcher.


Kenapa Jurusan Nggak Linear Itu Bukan Masalah Besar?

Sekarang perusahaan nggak cuma lihat jurusan.

HRD lebih fokus ke:

  • skill
  • pengalaman kerja
  • attitude
  • kemampuan adaptasi

Banyak recruiter justru nilai kandidat yang pernah kerja beda bidang itu: βœ” fleksibel
βœ” cepat belajar
βœ” tahan banting
βœ” realistis

Jadi jangan minder. Yang penting itu cara kamu menyusun riwayat pekerjaan di CV, bukan sekadar nama jabatan.


Cara Menulis Riwayat Pekerjaan di CV Kalau Nggak Sesuai Jurusan

Ini strategi yang bisa langsung kamu pakai.


1. Fokus ke Skill, Bukan Nama Pekerjaan

Salah besar kalau cuma nulis:

❌ Kasir
❌ Admin
❌ Sales

HRD nggak dapat gambaran apa-apa.

Lebih baik jelaskan kontribusi dan kemampuan kamu.

Contoh:

Kasir – Minimarket ABC

  • Mengelola transaksi harian hingga 200+ pelanggan
  • Menangani komplain pelanggan dengan tingkat kepuasan 95%
  • Membuat laporan keuangan harian

Dari sini keliatan ada:

  • customer service
  • problem solving
  • administrasi
  • keuangan dasar

πŸ‘‰ Ingat: riwayat pekerjaan di CV harus menunjukkan dampak kerja kamu.


2. Gunakan Bahasa yang Relevan dengan Posisi yang Dilamar

Misal kamu mau apply digital marketing tapi pengalaman admin.

Jangan tulis:

❌ Input data ke Excel

Ganti jadi:

βœ” Mengelola database 1.000+ pelanggan
βœ” Menyusun laporan performa mingguan
βœ” Mengolah data untuk evaluasi strategi

Sekarang keliatan ada unsur analisis dan data management.

Kata-kata itu bikin riwayat pekerjaan di CV terasa lebih nyambung dengan posisi baru.


3. Tambahkan Section Skill yang Kuat

Kalau jurusan dan kerjaan beda, bagian skill itu penting banget.

Isi dengan:

Hard skill

  • Excel / Google Sheets
  • Canva / desain
  • editing video
  • social media management
  • coding, dll

Soft skill

  • komunikasi
  • teamwork
  • problem solving
  • time management

Kadang HRD cek skill dulu sebelum lihat riwayat pekerjaan di CV.


4. Masukkan Freelance, Proyek, atau Organisasi

Pengalaman nggak harus kerja kantoran.

Kalau kamu:

  • freelance desain
  • bantu UMKM bikin konten
  • ikut organisasi kampus
  • jualan online

Masukin aja.

Pengalaman nyata tetap dihitung pengalaman kerja.


5. Jelaskan Ceritanya di Profil Singkat (Summary)

Biar HRD langsung paham arah karier kamu.

Contoh:

Lulusan Teknik Industri dengan pengalaman 2 tahun di bidang administrasi dan customer service. Terbiasa mengelola data, laporan, serta komunikasi dengan klien. Saat ini tertarik mengembangkan karier di bidang digital marketing.

Simple, jujur, dan jelas.

Ini bikin riwayat pekerjaan di CV terasa masuk akal dan punya arah.


Mindset yang Perlu Kamu Pegang

Kerja beda jurusan itu bukan kegagalan.

Itu adaptasi.

Kadang hidup nggak selalu sesuai rencana. Tapi pengalaman muter-muter justru bikin kamu:

  • lebih tahan tekanan
  • cepat belajar
  • lebih siap kerja dibanding teori doang

Dan perusahaan suka kandidat seperti itu.


Bikin CV yang Rapi Biar Ceritanya Lebih Kuat

CV yang berantakan bikin HRD males baca, walaupun pengalaman kamu bagus.

Struktur rapi bikin: βœ” riwayat pekerjaan di CV lebih enak dipahami
βœ” kelihatan profesional
βœ” peluang interview naik

Kalau nggak mau ribet desain, pakai template profesional aja.

Di BuatCV.id, kamu bisa:

  • pilih template ATS-friendly
  • isi langsung online
  • desain clean & modern
  • cocok buat fresh graduate sampai career switcher

Jadi kamu bisa fokus ke isi, bukan layout.


Penutup

Jurusan nggak linear itu hal yang wajar di dunia kerja sekarang.

Yang penting bukan β€œkamu kuliah apa”,
tapi β€œkamu bisa kasih value apa.”

Selama kamu tahu cara menyusun riwayat pekerjaan di CV dengan tepat, peluang tetap terbuka lebar.

Kalau mau CV rapi, profesional, dan siap kirim, langsung bikin di πŸ‘‰ BuatCV.id


Baca juga: Cek Efektivitas CV Online, Lihat Seberapa HRD Tertarik Sama Kamu

Logo

BuatCv.Id

Dibuat oleh